Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan komitmen dalam memperkuat diplomasi militer melalui program Kartika Jala Krida, sebuah inisiatif yang bertujuan meningkatkan kerjasama bilateral dengan Angkatan Laut Republik Korea (ROKN). Program ini mencakup serangkaian kegiatan pertukaran, latihan bersama, dan dialog strategis yang diharapkan dapat memperdalam pemahaman operasional serta memperkuat kemampuan pertahanan maritim kedua negara.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Kartika Jala Krida meliputi:
- Pertukaran personel: Tim perwira dan teknisi TNI AL mengunjungi pangkalan ROKN di Busan, sementara perwira ROKN melakukan kunjungan ke pangkalan TNI AL di Surabaya untuk membahas prosedur operasi standar.
- Latihan bersama: Kedua angkatan laut mengadakan latihan taktis maritim selama tiga hari, meliputi manuver kapal permukaan, operasi anti‑pembajakan, dan latihan penyelamatan di laut terbuka.
- Seminar strategis: Sebuah forum akademis diadakan untuk membahas isu-isu keamanan regional, termasuk tantangan di Selat Malaka, jalur pelayaran utama, serta peran teknologi maritim dalam menjaga kedaulatan.
- Demonstrasi kemampuan: ROKN memperlihatkan sistem pertahanan udara kapal (CIWS) terbaru, sementara TNI AL menampilkan kemampuan kapal selam kelas Nagapasa dalam operasi simulasi anti‑submarine warfare.
Kerjasama ini tidak hanya memperkuat interoperabilitas antara kedua angkatan laut, tetapi juga menciptakan peluang bagi industri pertahanan domestik. Kedua negara sepakat untuk menjajaki kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan (R&D) teknologi maritim, termasuk pengembangan sistem komunikasi satelit dan sensor bawah air.
Pejabat tinggi TNI AL menegaskan bahwa program Kartika Jala Krida merupakan bagian integral dari upaya memperluas jaringan kemitraan strategis Indonesia di kawasan Indo‑Pasifik. Sementara itu, perwakilan ROKN menilai bahwa hubungan militer yang semakin erat akan mendukung stabilitas regional serta memperkuat keamanan jalur perdagangan penting yang melintasi perairan kedua negara.