Setapak Langkah – 25 April 2026 | Pejabat‑pejabat Iran menegaskan kembali tekad negara mereka dalam menghadapi tekanan internasional, menggunakan metafora “jari‑jari kami tetap di pelatuk” yang menggambarkan kesiapan militer yang tak tergoyahkan.
Mereka memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap kelanjutan agresi militer akan memicu “pembalasan mata ganti kepala yang menghancurkan”, menekankan konsekuensi serius bagi keamanan regional.
Kekhawatiran ini muncul setelah serangkaian tindakan AS, termasuk sanksi ekonomi tambahan, penempatan sistem pertahanan di wilayah Teluk, serta dugaan serangan udara terhadap sasaran di Iran. Pihak Tehran menilai langkah‑langkah tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan yang harus dihentikan.
Berikut poin‑poin utama yang disampaikan oleh delegasi Iran:
- Penghentian semua sanksi ekonomi yang menekan rakyat Iran.
- Penghentian penempatan dan penggunaan sistem militer AS di dekat perbatasan Iran.
- Penghentian setiap operasi militer atau serangan udara yang ditujukan kepada infrastruktur Iran.
- Pembukaan jalur dialog bilateral untuk menyelesaikan sengketa secara damai.
Ketegangan yang terus memuncak menuntut intervensi diplomatik yang konstruktif dari komunitas internasional agar terhindar dari eskalasi yang dapat berakibat fatal bagi stabilitas kawasan.