Setapak Langkah – 31 Mei 2026 | Forum internasional yang diadakan di kota pesisir Xiamen, Provinsi Fujian, China, baru-baru ini menjadi platform utama bagi negara‑negara BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan) untuk memperkuat kolaborasi di bidang teknologi hijau dan manufaktur cerdas.
Acara tersebut menyoroti bagaimana inovasi ramah lingkungan dan otomatisasi produksi dapat meningkatkan daya saing industri masing‑masing, sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan yang menjadi fokus bersama.
- Energi terbarukan: Diskusi intensif tentang integrasi tenaga surya, angin, dan hidrogen hijau ke dalam rantai pasok industri.
- Manufaktur cerdas: Penerapan kecerdasan buatan, robotika, dan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah.
- Ekonomi sirkular: Strategi penggunaan kembali bahan baku serta pengelolaan limbah yang lebih baik.
Berbagai perjanjian kerja sama ditandatangani, termasuk proyek pilot yang melibatkan pertukaran teknologi dan pelatihan sumber daya manusia antara negara‑negara anggota.
| Negara | Fokus Kerja Sama |
|---|---|
| China | Energi terbarukan, AI produksi |
| India | Teknologi air bersih, robotika |
| Rusia | Material ringan, sensor |
| Brasil | Bioenergi, agroindustri |
| Afrika Selatan | Pengolahan limbah, digitalisasi pabrik |
Para pemimpin menekankan pentingnya standar bersama, investasi bersama, dan jaringan riset lintas negara untuk mempercepat adopsi solusi hijau. Harapannya, sinergi ini tidak hanya akan menurunkan jejak karbon sektor manufaktur, tetapi juga menciptakan lapangan kerja berkualitas tinggi di era industri 4.0.