Setapak Langkah – 30 April 2026 | Menlu Sosial Republik Indonesia, Gus Ipul, melakukan kunjungan takziah ke rumah keluarga korban kecelakaan kereta api yang terjadi di wilayah Bekasi. Pada kunjungan tersebut, beliau menyerahkan santunan serta paket bantuan ekonomi yang ditujukan untuk menghidupkan kembali usaha warung kecil milik Nuryati, istri korban.
Kecelakaan kereta api yang menimpa sebuah kereta penumpang pada awal pekan lalu menewaskan dan melukai sejumlah penumpang, termasuk Nuryati yang meninggal dalam insiden tersebut. Warung yang dikelola Nuryati menjadi sumber penghidupan utama bagi keluarga, terutama anak‑anaknya.
Gus Ipul menyampaikan rasa simpati yang mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan material dan non‑material. “Kami tidak hanya memberikan santunan satu kali, melainkan juga memastikan usaha keluarga dapat bangkit kembali,” ungkapnya.
- Penyerahan santunan tunai sebesar Rp 10.000.000.
- Paket bantuan berupa perlengkapan dapur dan stok bahan makanan awal.
- Pendampingan teknis untuk mengelola kembali warung, termasuk pelatihan pemasaran sederhana.
Selain bantuan finansial, tim dari Kementerian Sosial juga memberikan konseling psikologis bagi keluarga yang masih mengalami trauma pasca‑kecelakaan.
Rencana jangka panjang meliputi pemberian modal usaha tambahan jika warung kembali menunjukkan pertumbuhan, serta pemantauan rutin untuk memastikan kelangsungan usaha. Dengan langkah ini, diharapkan keluarga korban tidak terpuruk secara ekonomi dan dapat kembali beraktivitas produktif di lingkungan mereka.