Setapak Langkah – 17 April 2026 | Progres sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menunjukkan kenaikan signifikan pada kuartal pertama 2026.
Data Kementerian Kesehatan per 15 April 2026 mencatat bahwa 1.845 SPPG telah memperoleh sertifikat SLHS, naik menjadi 62,4 % dari total 2.956 SPPG yang ada, meningkat 12 poin persentase dibandingkan akhir Maret.
| Bulan | Jumlah SPPG Bersertifikat | Persentase |
|---|---|---|
| Maret 2026 | 1.640 | 50,5 % |
| April 2026 | 1.845 | 62,4 % |
Wakil Menteri Kesehatan Bidang Gizi dan Nutrisi (Waka BGN), Dr. Hadi Pranoto, menegaskan target ambisius bahwa pada akhir Agustus 2026 seluruh SPPG wajib sudah bersertifikat SLHS. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan mempercepat proses audit dan memberikan insentif bagi daerah yang mencapai target lebih awal.
Untuk mendukung percepatan, Kemenkes mengalokasikan tambahan anggaran Rp 150 miliar pada tahun anggaran 2026, yang akan digunakan untuk pelatihan auditor, pembaruan fasilitas kebersihan, serta pendanaan bantuan teknis bagi SPPG di wilayah tertinggal.
Jika target tercapai, diperkirakan akan meningkatkan kualitas layanan gizi, menurunkan angka stunting, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan publik.