Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | Sony Sonjaya, mantan pejabat yang pernah terlibat dalam penyelidikan kasus korupsi anggaran MBG, menyatakan niatnya untuk menjadi Jaksa Penuntut (JC) guna memastikan proses hukum berjalan secara tuntas.
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menanggapi permintaan tersebut dengan menyatakan kesiapan memberikan perlindungan menyeluruh, baik bagi saksi maupun jaksa penuntut yang terlibat dalam penyidikan.
Kasus korupsi MBG mencakup dugaan penyalahgunaan dana proyek pembangunan yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi serta pengusaha. Hingga kini, penyelidikan masih dalam tahap pengumpulan bukti dan identifikasi tersangka utama.
- Fasilitas keamanan pribadi bagi JC dan saksi
- Pengamanan tempat tinggal dan jalur transportasi
- Layanan psikologis dan medis selama proses penyidikan
- Kerahasiaan identitas yang dijamin oleh LPSK
Jika Sony Sonjaya berhasil ditunjuk sebagai JC, diharapkan penyelidikan dapat mengungkap alur aliran dana yang tidak transparan serta mengidentifikasi pihak‑pihak yang terlibat dalam pencucian uang dan gratifikasi.
Para pengamat menilai langkah Sony Sonjaya menjadi JC dapat menjadi sinyal positif bagi upaya pemberantasan korupsi, namun juga menimbulkan pertanyaan tentang independensi dan potensi konflik kepentingan, mengingat ia pernah berada di lingkaran kasus tersebut.
Ke depan, LPSK berjanji akan memantau pelaksanaan perlindungan secara ketat dan melaporkan setiap pelanggaran kepada otoritas terkait.