Setapak Langkah – 20 Mei 2026 | Jakarta, 20 Mei 2026 – PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan Sustainability Center Universitas Pertamina (SCUP) menyelenggarakan Sokoguru Policy Forum yang membahas strategi penguatan ketahanan energi serta percepatan transisi energi nasional. Acara yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta ini dihadiri oleh pejabat kementerian, akademisi, pelaku industri, dan perwakilan LSM.
Forum dibuka oleh Direktur Utama Pertamina, Budi Santoso, yang menekankan pentingnya sinergi antara sektor publik dan swasta dalam menghadapi tantangan pasokan energi serta komitmen Indonesia untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060.
Pembicaraan utama difokuskan pada lima pilar strategis:
- Pengembangan sumber energi terbarukan – meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan bioenergi melalui skema investasi hijau.
- Diversifikasi sumber energi – memperluas penggunaan gas alam cair (LNG) dan memanfaatkan potensi energi nuklir damai.
- Modernisasi infrastruktur jaringan – mempercepat pembangunan smart grid dan penyimpanan energi berbasis baterai.
- Efisiensi konsumsi energi – mengimplementasikan program audit energi di sektor industri dan transportasi.
- Kebijakan regulasi dan insentif – revisi tarif listrik, subsidi bagi proyek energi bersih, serta mekanisme carbon pricing.
Dalam sesi tanya jawab, para peserta menyoroti kebutuhan pendanaan yang stabil, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pentingnya kebijakan yang konsisten untuk menarik investasi asing.
Hasil forum dirangkum dalam sebuah roadmap berjangka 2026-2035 yang mencakup target peningkatan pangsa energi terbarukan menjadi 23% dari total bauran energi nasional, penurunan intensitas karbon sektor energi sebesar 45%, serta penambahan kapasitas penyimpanan energi sebesar 15 GW.
Dengan langkah konkret tersebut, diharapkan Indonesia dapat memperkuat ketahanan energi domestik sekaligus berkontribusi pada agenda transisi energi global.