Setapak Langkah – 01 Mei 2026 | Dalam rangka menegaskan arah kebijakan pertahanan negara, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan taklimat kepada seluruh anggota TNI yang hadir dalam Acara Apel Danjen Satuan Tempur (Dansat) di Akademi Militer (Unhan) pada Senin (xx‑xx‑2026). Taklimat tersebut kemudian diungkapkan secara rinci oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada konferensi pers pasca‑acara.
- Penguatan keamanan dalam negeri – Menghadapi ancaman terorisme, separatisme, serta radikalisme yang terus bertransformasi, TNI diminta untuk meningkatkan sinergi dengan kepolisian dan Badan Intelijen Negara.
- Peningkatan pertahanan maritim – Mengingat letak geografis Indonesia yang berupa kepulauan, Presiden menegaskan pentingnya pengamanan jalur laut, pencegahan penyelundupan, serta perlindungan wilayah ekonomi eksklusif (ZEE).
- Modernisasi alutsista – Presiden menginstruksikan percepatan pengadaan peralatan militer berbasis teknologi tinggi, termasuk sistem pertahanan udara, kapal selam, dan drone, serta memperkuat kemampuan siber.
Selain tiga prioritas tersebut, Presiden juga menyampaikan pesan moral kepada personel TNI untuk selalu menegakkan nilai‑nilai Pancasila, meningkatkan disiplin, dan menumbuhkan semangat kebangsaan dalam setiap tugas.
Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa taklimat ini juga mencakup arahan mengenai kesiapan TNI dalam mendukung kebijakan luar negeri Indonesia, khususnya dalam konteks kerja sama pertahanan regional melalui ASEAN dan forum keamanan multinasional lainnya.
Acara Apel Dansat yang diselenggarakan di Unhan ini dihadiri oleh Panglima TNI, para perwira tinggi, serta perwakilan dari Kementerian Pertahanan dan Badan Keamanan Nasional. Seluruh peserta menyatakan komitmen untuk melaksanakan arahan Presiden dengan penuh dedikasi.