Setapak Langkah – 30 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan seluruh pembangunan huntara (perumahan darurat) bagi penyintas bencana dalam jangka waktu sepuluh hari ke depan. Upaya ini merupakan bagian dari program rehabilitasi pasca‑bencana yang diluncurkan setelah terjadinya banjir bandang dan tanah longsor pada akhir bulan lalu.
Rencana aksi selama 10 hari
- Hari 1‑2: Verifikasi lokasi dan penyusunan desain final.
- Hari 3‑4: Pengadaan bahan bangunan utama (semen, bata ringan, dan atap metal).
- Hari 5‑7: Pembangunan struktural unit huntara secara simultan di lima posko.
- Hari 8: Penyelesaian instalasi listrik dan sanitasi.
- Hari 9‑10: Pemeriksaan kualitas, penyerahan kunci, dan sosialisasi penggunaan fasilitas.
Anggaran dan sumber daya
| Komponen | Estimasi Biaya (Rp) |
|---|---|
| Bahan bangunan | 12.500.000.000 |
| Tenaga kerja | 4.200.000.000 |
| Transportasi & logistik | 1.800.000.000 |
| Cadangan darurat | 500.000.000 |
| Total | 19.000.000.000 |
Seluruh dana tersebut bersumber dari APBD, bantuan provinsi, serta kontribusi lembaga kemanusiaan. Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses pembangunan akan diawasi oleh tim inspektorat untuk menjamin transparansi dan kualitas.
Dengan target penyelesaian yang ketat, diharapkan para penyintas dapat segera berpindah ke hunian yang lebih layak, mengurangi risiko kesehatan, serta mempercepat proses pemulihan ekonomi di wilayah yang terdampak.