Setapak Langkah – 14 Juli 2026 | Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kini memiliki lima Sekolah Rakyat yang berfungsi sebagai alternatif pendidikan gratis bagi anak-anak dari jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA). Total kapasitas kelima sekolah tersebut dapat menampung 570 siswa, mencakup wilayah‑wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan fasilitas pendidikan.
Inisiatif Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah daerah yang bertujuan menurunkan angka putus sekolah serta memperluas akses belajar di daerah terpencil. Setiap sekolah dikelola secara mandiri dengan dukungan dana operasional dari pemerintah provinsi dan kontribusi masyarakat setempat.
| Sekolah | Lokasi | Tingkatan | Kuota Siswa |
|---|---|---|---|
| Sekolah Rakyat 1 | Lombok Barat | SD‑SMP | 120 |
| Sekolah Rakyat 2 | Lombok Tengah | SD‑SMA | 130 |
| Sekolah Rakyat 3 | Sumbawa Besar | SD‑SMP‑SMA | 110 |
| Sekolah Rakyat 4 | Dompu | SD‑SMP | 100 |
| Sekolah Rakyat 5 | West Sumbawa | SD‑SMA | 110 |
Keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan ruang kelas, tetapi juga fasilitas pendukung seperti laboratorium sederhana, perpustakaan mini, dan program ekstrakurikuler yang menekankan pada keterampilan hidup serta nilai‑nilai kebersamaan. Guru‑guru yang mengajar di sekolah‑sekolah ini merupakan tenaga pendidik lokal yang telah menjalani pelatihan khusus agar dapat mengelola kurikulum yang sesuai dengan standar nasional.
Para orang tua dan siswa menyambut positif inisiatif ini. Mereka menilai bahwa keberadaan sekolah yang terjangkau dan dekat dengan pemukiman dapat mengurangi beban biaya transportasi serta meningkatkan partisipasi belajar. Selain itu, program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain yang memiliki tantangan serupa dalam penyediaan layanan pendidikan dasar dan menengah.