Setapak Langkah – 14 Juli 2026 | Gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Eropa pada musim panas ini telah menyebabkan setidaknya 14.000 kematian, menurut data awal dan estimasi para peneliti.
Fenomena suhu tinggi berkelanjutan memicu peningkatan kasus heatstroke, dehidrasi, dan komplikasi pada pasien dengan penyakit kronis. Kematian terbanyak tercatat di enam negara yang paling terdampak.
- Spanyol
- Italia
- Prancis
- Jerman
- Portugal
- Yunani
Berikut perkiraan jumlah kematian di masing‑masing negara:
| Negara | Perkiraan Kematian |
|---|---|
| Spanyol | 4.200 |
| Italia | 3.800 |
| Prancis | 2.500 |
| Jerman | 1.900 |
| Portugal | 400 |
| Yunani | 200 |
Pemerintah negara‑negara tersebut telah mengeluarkan peringatan kesehatan, membuka pusat pendingin darurat, dan memperkuat layanan medis darurat. Namun, para ahli menilai langkah‑langkah tersebut belum cukup mengatasi beban pada sistem kesehatan yang sudah terbebani.
Peneliti iklim menekankan bahwa kejadian serupa diperkirakan akan meningkat seiring perubahan iklim. Mereka menyerukan kebijakan mitigasi suhu, peningkatan infrastruktur hijau, serta program edukasi publik untuk mengurangi risiko kesehatan di masa depan.