Setapak Langkah – 22 April 2026 | Letjen TNI Djon Afriandi merupakan sosok militer yang telah menapaki karir selama tiga dekade di Angkatan Darat Indonesia, hingga saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1995, ia menorehkan serangkaian prestasi yang menegaskan kompetensinya dalam bidang taktis, operasional, dan kepemimpinan.
Berikut rangkaian perjalanan karir Djon Afriandi:
- 1995 – Menyelesaikan pendidikan dasar di Akmil dan menerima gelar Abituren.
- 1996‑2000 – Menjalani tugas sebagai perwira pelaksana di satuan infanteri, terlibat dalam operasi penanggulangan konflik bersenjata di wilayah timur Indonesia.
- 2001‑2005 – Mengikuti pendidikan lanjutan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) serta menempati posisi staf perencanaan di Kantor Staf Angkatan Darat.
- 2006‑2010 – Ditugaskan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai perwira operasi, berperan dalam operasi khusus anti‑terorisme.
- 2011‑2014 – Memimpin batalyon khusus Kopassus, berhasil meningkatkan kesiapan tempur dan menurunkan tingkat kecelakaan latihan hingga 30%.
- 2015‑2018 – Menjabat sebagai Wakil Komandan Kopassus, memperkenalkan program modernisasi peralatan taktis.
- 2019‑2022 – Diangkat menjadi Komandan Resimen 3/Kopassus, memimpin sejumlah operasi gabungan lintas lembaga.
- 2023‑sekarang – Menjabat sebagai Panglima Kopassus, fokus pada peningkatan kemampuan siber, intelijen, dan kerjasama internasional.
Beberapa pencapaian penting selama menjabat sebagai Panglima Kopassus antara lain:
| Tahun | Pencapaian |
|---|---|
| 2023 | Peluncuran program “Kopassus 2025” yang menargetkan modernisasi 40% peralatan taktis. |
| 2024 | Penandatanganan kesepahaman kerjasama latihan bersama pasukan khusus negara ASEAN. |
| 2025 | Implementasi unit cyber‑ops yang terintegrasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). |
Djon Afriandi dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang tegas namun mengedepankan kesejahteraan prajurit. Ia sering menekankan pentingnya disiplin, moral, serta pengembangan kemampuan teknis melalui pelatihan intensif. Selain tugas militer, Letjen TNI Djon Afriandi aktif dalam forum pertahanan nasional, memberikan masukan kebijakan terkait keamanan dalam negeri dan penanggulangan terorisme.