Setapak Langkah – 30 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menutup rangkaian kunjungan kenegaraan selama tiga hari di Paris pada Senin, 27 April 2024. Kunjungan ini meliputi serangkaian pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta pertemuan dengan pejabat tinggi lainnya di bidang ekonomi, pertahanan, dan kebudayaan.
Pada hari pertama, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Macron di Istana Elysee. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menegaskan komitmen untuk memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis, terutama dalam bidang energi terbarukan, teknologi digital, dan pertahanan. Kedua pihak juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang mencakup kerjasama riset energi hijau serta pertukaran mahasiswa.
Hari kedua, delegasi Indonesia mengunjungi perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di kawasan Île-de-France, termasuk kunjungan ke pusat inovasi AI di Paris. Delegasi juga mengadakan diskusi panel bersama asosiasi bisnis Prancis untuk membahas peluang investasi di sektor infrastruktur dan transportasi di Indonesia.
Hari terakhir diisi dengan acara budaya, di mana Presiden Prabowo menghadiri pameran seni kontemporer yang menampilkan karya seniman Indonesia. Acara tersebut menjadi simbolik dalam upaya memperdalam hubungan kultural antara kedua negara.
- Kesepakatan utama: MoU energi hijau, kerjasama pertahanan, pertukaran akademik.
- Investasi baru: Prancis berkomitmen menanamkan USD 1,5 miliar dalam proyek infrastruktur energi di Indonesia.
- Inisiatif budaya: Program pertukaran seniman muda selama lima tahun ke depan.
Presiden Prabowo menutup kunjungan dengan menekankan pentingnya kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan. Ia berharap hubungan Indonesia‑Prancis dapat terus tumbuh, khususnya di era transformasi digital dan tantangan perubahan iklim.