Setapak Langkah – 14 Juni 2026 | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri akan menyelenggarakan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di berbagai lokasi strategis Indonesia. Acara ini dirancang sebagai sarana interaksi langsung antara aparat kepolisian dan warga, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam menyaksikan turnamen sepak bola bergengsi.
Tujuan Strategis Nobar Polri
- Meningkatkan kepercayaan publik: Dengan hadir di tengah masyarakat, Polri berharap citra institusi menjadi lebih akrab dan dapat dipercaya.
- Menjaga keamanan: Pengawasan langsung selama acara dapat mencegah potensi kerusuhan atau tindakan kriminal.
- Edukasikan nilai hukum: Selama nobar, petugas akan menyisipkan pesan-pesan tentang kepatuhan hukum dan pentingnya peran warga dalam menjaga ketertiban.
Pandangan Pakar Hukum
Dr. Andi Prasetyo, seorang pakar hukum tata negara, menilai inisiatif ini sebagai langkah positif dalam memperkuat hubungan polisi‑masyarakat. Menurutnya, interaksi informal seperti nobar dapat menurunkan tingkat ketegangan, memperluas ruang dialog, dan menumbuhkan rasa saling menghormati. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi penegakan hukum yang adil dan transparan setelah acara selesai.
Rangkaian Kegiatan
| Waktu | Lokasi | Kegiatan |
|---|---|---|
| Sabtu, 12 Juni 2026 | Lapangan Merdeka, Jakarta | Pembukaan, penyuluhan singkat tentang hak dan kewajiban warga |
| Sabtu, 12 Juni 2026 | Alun‑alun Kota Surabaya | Penayangan pertandingan pertama, sesi tanya‑jawab dengan petugas |
| Minggu, 13 Juni 2026 | Stadion GOR Sidoarjo | Penayangan babak kedua, lomba trivia sepak bola |
Setiap lokasi akan dilengkapi dengan layar lebar, sistem suara, serta pos keamanan yang dikelola oleh unit kepolisian setempat. Selain menonton, warga dapat berpartisipasi dalam kuis, lomba kreatif, dan sesi konsultasi singkat mengenai layanan kepolisian.
Respons Masyarakat
Berbagai kalangan masyarakat menyambut baik inisiatif ini. Kelompok pemuda menganggap nobar sebagai kesempatan bersosialisasi sambil menonton tim nasional, sementara tokoh agama menilai acara ini dapat menjadi sarana dakwah nilai kebersamaan. Namun, beberapa aktivis mengingatkan pentingnya tetap menjaga protokol kesehatan dan keamanan selama kerumunan.
Dengan menggabungkan hiburan olahraga dan edukasi hukum, Polri berharap nobar Piala Dunia 2026 dapat menjadi contoh program yang menyeimbangkan keamanan publik dengan kepedulian sosial, sekaligus menumbuhkan rasa solidaritas antara polisi dan warga Indonesia.