Setapak Langkah – 14 April 2026 | Dalam menghadapi tekanan fiskal yang semakin ketat, pemerintah daerah dituntut untuk menunjukkan kemampuan sebagai mitra terpercaya dalam mengelola kewenangan yang diberikan. Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apkasi) menanggapi tantangan ini dengan merancang serangkaian masukan strategis yang akan disampaikan langsung kepada Presiden, sebagai upaya memperkuat pengawasan pembangunan di tingkat daerah.
Masukan tersebut mencakup beberapa poin utama, antara lain: peningkatan koordinasi antar lembaga, penyempurnaan mekanisme alokasi dana, serta penetapan indikator kinerja yang lebih transparan. Apkasi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Berikut rangkuman langkah-langkah yang diusulkan Apkasi:
- Koordinasi Kebijakan: Membentuk forum rutin antara kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk menyelaraskan prioritas pembangunan.
- Alokasi Dana Berbasis Kinerja: Mengimplementasikan sistem alokasi dana yang menyesuaikan besaran anggaran dengan pencapaian indikator kinerja daerah.
- Transparansi Penggunaan Anggaran: Mewajibkan publikasi laporan keuangan secara real‑time melalui portal daring yang dapat diakses oleh warga.
- Penguatan Kapasitas Pemerintah Daerah: Menyelenggarakan pelatihan manajemen keuangan dan perencanaan strategis bagi pejabat daerah.
Selain itu, Apkasi mengusulkan pembentukan tim khusus yang bertugas memantau pelaksanaan program pembangunan di lapangan. Tim ini akan melaporkan temuan secara periodik kepada Presiden, sehingga dapat dilakukan penyesuaian kebijakan secara cepat apabila terdapat penyimpangan atau hambatan.
Pernyataan resmi Apkasi menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara pusat dan daerah tidak hanya akan memperbaiki kondisi fiskal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan mengoptimalkan peran daerah sebagai mitra, diharapkan pembangunan dapat berjalan lebih efisien, akuntabel, dan berkelanjutan.
Penguatan sinergi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola sumber daya yang terbatas, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian target pembangunan nasional. Pemerintah pusat dan daerah diundang untuk berkolaborasi secara lebih intensif, mengingat tantangan fiskal yang terus berkembang menuntut respons yang cepat dan terkoordinasi.