Setapak Langkah – 11 Juli 2026 | Panggung terbuka Festival Lima Gunung XXV yang terletak di lereng Gunung Merbabu, Desa …, menjadi saksi penampilan lebih dari seribu dua ratus seniman yang mewakili beragam daerah di Indonesia. Acara seni ini menarik ribuan warga lokal dan wisatawan untuk menyaksikan pertunjukan budaya yang kaya dan beragam.
Festival ini menampilkan enam kategori utama seni, yaitu tari tradisional, musik etnik, teater rakyat, seni visual, puisi lisan, dan kerajinan tangan. Setiap kategori menampilkan seniman yang telah dipilih melalui proses audisi regional.
- Tari tradisional: menampilkan gerakan khas Jawa, Sunda, dan Bali.
- Musik etnik: melibatkan alat musik tradisional seperti gamelan, angklung, dan sasando.
- Teater rakyat: pementasan cerita legenda lokal.
- Seni visual: pameran lukisan, batik, dan anyaman.
- Puisi lisan: pertunjukan sastra lisan dari berbagai bahasa daerah.
- Kerajinan tangan: demonstrasi pembuatan anyaman, anyaman rotan, dan keramik.
Berikut rangkuman jumlah seniman berdasarkan jenis seni:
| Jenis Seni | Jumlah Seniman |
|---|---|
| Tari tradisional | 280 |
| Musik etnik | 250 |
| Teater rakyat | 180 |
| Seni visual | 210 |
| Puisi lisan | 120 |
| Kerajinan tangan | 134 |
Para pengunjung mengapresiasi keberagaman budaya yang dipertunjukkan, sekaligus merasakan suasana alam pegunungan yang sejuk. Panitia menyatakan bahwa festival ini bertujuan memperkuat jaringan budaya antar daerah serta mempromosikan potensi pariwisata alam Merbabu.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan sponsor lokal, Festival Lima Gunung XXV diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus mengembangkan kreativitas seniman serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah pegunungan.