Setapak Langkah – 15 April 2026 | Pemerintah negara bagian New South Wales (NSW) di Australia timur mengumumkan pada Selasa, 14 April, rencana ambisius untuk memperluas jaringan stasiun pengisian daya kendaraan listrik (EV) seiring dengan lonjakan penjualan EV di wilayah tersebut. Data terbaru menunjukkan bahwa penjualan EV di NSW meningkat hampir 70% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan pergeseran signifikan dalam preferensi konsumen menuju mobil ramah lingkungan.
Untuk menanggapi pertumbuhan tersebut, pemerintah NSW berencana menambah sekitar 150 titik pengisian cepat baru hingga akhir 2025, yang akan melengkapi jaringan yang sudah ada sekitar 400 stasiun. Penambahan ini mencakup lokasi strategis seperti pusat perbelanjaan, area parkir publik, dan jalur utama antar kota.
- Target: 150 stasiun pengisian cepat baru
- Waktu pelaksanaan: 2024-2025
- Lokasi prioritas: Sydney CBD, Newcastle, Wollongong, dan kawasan industri
- Jenis pengisian: DC fast charger (50 kW ke atas) dan AC charger (22 kW)
Pemerintah juga memperkenalkan insentif bagi pemilik bisnis yang memasang fasilitas pengisian, termasuk subsidi hingga 30% dari biaya instalasi dan kemudahan perizinan. Selain itu, ada program subsidi pembelian EV bagi konsumen dengan penghasilan menengah ke bawah, yang diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di kalangan masyarakat luas.
Para analis pasar menilai bahwa peningkatan infrastruktur pengisian daya akan memperkuat kepercayaan konsumen, mengurangi kekhawatiran tentang jangkauan (range anxiety), serta mendorong produsen otomotif untuk memperluas varian EV yang ditawarkan di pasar Australia. Dampak positif juga diharapkan pada pengurangan emisi CO₂, sejalan dengan target pemerintah NSW untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 45% pada tahun 2030.
Dengan kombinasi kebijakan proaktif, dukungan finansial, dan investasi infrastruktur, NSW berada pada posisi yang kuat untuk menjadi salah satu pionir dalam transisi kendaraan listrik di kawasan Asia-Pasifik.