Setapak Langkah – 18 April 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, memberikan apresiasi terhadap upaya penguatan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura yang baru-baru ini dipresentasikan dalam sebuah lokakarya nasional.
Lokakarya tersebut dihadiri oleh pejabat kesehatan provinsi Papua, perwakilan dinas sosial, serta tim manajemen RSUD Jayapura. Acara difokuskan pada evaluasi prosedur klinis, peningkatan fasilitas, serta penerapan standar pelayanan berbasis teknologi informasi.
Berikut poin-poin utama yang dibahas dalam lokakarya:
- Pemetaan kebutuhan medis dan non‑medis di RSUD Jayapura.
- Peningkatan kapasitas tenaga medis melalui pelatihan berkelanjutan.
- Implementasi sistem rekam medis elektronik untuk mempercepat proses pelayanan.
- Peningkatan sarana pendukung seperti ruang ICU, laboratorium, dan unit gawat darurat.
Ribka Haluk menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pihak rumah sakit untuk memastikan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas, terutama di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis.
Ia juga menggarisbawahi komitmen kementerian untuk menyalurkan tambahan anggaran serta bantuan teknis guna mempercepat realisasi program penguatan layanan di RSUD Jayapura.
Hasil lokakarya menghasilkan rencana aksi tiga fase: fase persiapan (pemetaan dan perencanaan), fase implementasi (pembangunan infrastruktur dan pelatihan), serta fase evaluasi (monitoring kualitas layanan). Target utama adalah menurunkan waktu tunggu pasien dan meningkatkan kepuasan pengguna layanan kesehatan di Papua.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan RSUD Jayapura dapat menjadi model unggulan layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia.