Setapak Langkah – 18 April 2026 | Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus H. Widodo, menekankan bahwa bank-bank pembangunan daerah (BPD) memiliki keunggulan struktural yang dapat menjadi katalis utama bagi pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal. Menurutnya, peran BPD tidak sekadar sebagai lembaga keuangan, melainkan sebagai motor penggerak pembangunan yang selaras dengan kebutuhan khusus masing‑masing wilayah.
Berbagai faktor struktural yang diidentifikasi antara lain:
- Kedekatan dengan pemerintah daerah: BPD berada di bawah otoritas pemerintah provinsi atau kabupaten, sehingga kebijakan kredit dapat disesuaikan secara cepat dengan program pembangunan daerah.
- Basis simpanan yang kuat: Karena nasabah utama adalah entitas publik dan swasta lokal, BPD memiliki aliran simpanan yang stabil, memungkinkan penyaluran kredit dengan bunga kompetitif.
- Fleksibilitas produk: BPD dapat merancang produk pembiayaan yang khusus ditujukan untuk sektor infrastruktur, UMKM, dan agribisnis, yang seringkali tidak terjangkau oleh bank konvensional.
- Pengetahuan pasar lokal: Kedalaman pemahaman terhadap kondisi ekonomi, budaya, dan potensi daerah memungkinkan penilaian risiko yang lebih akurat.
- Sinergi dengan lembaga keuangan lain: BPD sering menjadi mitra dalam skema pembiayaan gabungan, seperti sindikasi kredit atau jaminan pemerintah.
Agus H. Widodo menambahkan bahwa keunggulan‑keunggulan tersebut memungkinkan BPD untuk menyalurkan dana secara lebih tepat sasaran, mempercepat realisasi proyek infrastruktur, meningkatkan akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mendukung penciptaan lapangan kerja di daerah.
Contoh konkret yang disebutkan meliputi pendanaan pembangunan jalan raya di Jawa Barat, pembiayaan pabrik pengolahan hasil pertanian di Sumatera Selatan, serta dukungan modal bagi startup teknologi di Sulawesi Selatan. Semua inisiatif tersebut menunjukkan bahwa BPD tidak hanya berperan sebagai pemberi pinjaman, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam merancang kebijakan pembangunan yang berkelanjutan.
Ke depan, Asbanda berencana memperkuat koordinasi antar‑BPD serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan khusus. Dengan demikian, BPD diharapkan dapat berperan lebih optimal dalam menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah, mengurangi ketimpangan regional, dan mempercepat pencapaian target pembangunan nasional.