Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah mempercepat persiapan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama serta Konferensi Besar (Konbes) yang dijadwalkan akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Gajahrejo, Kediri. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi organisasi keagamaan terbesar di Indonesia untuk menyusun kebijakan internal, memperkuat jaringan, serta menegaskan peranannya dalam dinamika sosial‑keagamaan nasional.
Berbagai tahapan persiapan telah dimulai sejak awal tahun ini, meliputi pembentukan panitia inti, penentuan agenda utama, serta koordinasi logistik dengan pihak setempat. Panitia inti yang dipimpin oleh Ketua PBNU menggariskan tiga fokus utama: penyusunan materi kebijakan, pengaturan akomodasi peserta, dan penataan protokol kesehatan.
Langkah-Langkah Persiapan Utama
- Penyusunan Materi Kebijakan: Tim khusus terdiri dari ulama, akademisi, dan praktisi kebijakan sedang merumuskan tema‑tema strategis yang akan dibahas, seperti pemberdayaan ekonomi umat, penguatan pendidikan pesantren, serta peran NU dalam politik nasional.
- Logistik dan Akomodasi: Penginapan sementara, transportasi, dan konsumsi telah dipesan di sekitar wilayah Kediri. Penyelenggara juga menyiapkan area khusus bagi delegasi luar kota untuk menjamin kenyamanan dan kelancaran pertemuan.
- Protokol Kesehatan: Mengingat situasi pandemi yang masih menjadi perhatian, panitia menyiapkan prosedur tes Covid‑19, vaksinasi, serta penataan ruang rapat dengan jarak aman.
Selain itu, PBNU berkolaborasi dengan pemerintah daerah Kediri untuk memastikan dukungan infrastruktur, termasuk peningkatan jaringan listrik dan akses internet di kawasan pesantren. Kerja sama ini juga melibatkan aparat keamanan setempat guna menjamin keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Para tokoh NU, termasuk para Kiai senior, diharapkan hadir secara fisik maupun virtual, sehingga diskusi dapat mencakup seluruh wilayah Indonesia. Penyelenggaraan Munas dan Konbes ini diharapkan menjadi ajang refleksi kolektif serta penetapan arah kebijakan jangka panjang organisasi, khususnya dalam menanggapi tantangan sosial‑ekonomi dan dinamika politik yang terus berubah.