Setapak Langkah – 17 Juni 2026 | Dalam laga pembuka grup Piala Dunia 2026 di Stadion Kansas, Lionel Messi mencetak hattrick melawan tim Aljazair, menjadikannya pemegang rekor gol terbanyak dalam sejarah turnamen.
Gol pertama Messi pada menit ke-12 menjadi sorotan utama, tidak hanya karena nilai pentingnya bagi hasil akhir pertandingan, tetapi juga karena reaksi emosional yang muncul sesudahnya. Alih-alih merayakan dengan kegembiraan biasa, Messi meneteskan air mata di lapangan.
Setelah wawancara singkat, pemain asal Argentina menjelaskan bahwa tangisan tersebut tidak berhubungan dengan tekanan kompetisi atau kebahagiaan atas pencapaian pribadi. Ia menyebutkan bahwa pikiran tentang keluarga yang berada jauh dari tempat ia bermain, terutama kondisi kesehatan orang terdekat, menjadi pemicu utama emosinya.
Messi menambahkan bahwa momen tersebut mengingatkannya pada perjuangan panjang yang dilaluinya sejak masa kecil, serta rasa syukur atas kesempatan yang kini ia miliki untuk bermain di panggung dunia bersama timnas Argentina.
Rekor hattrick dan gol terbanyak ini menambah catatan gemilang karier Messi, namun ia menegaskan bahwa di balik statistik, nilai manusiawi dan ikatan keluarga tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkahnya.