Setapak Langkah – 21 April 2026 | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa fenomena iklim El Nino tidak menjadi hambatan bagi Indonesia dalam mencapai target cadangan beras nasional sebesar 5 juta ton. Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah‑strategis untuk menjaga stabilitas produksi dan pasokan padi meski suhu dan curah hujan diprediksi akan berfluktuasi.
- Penguatan irigasi berbasis teknologi tepat guna untuk mengurangi dampak kekeringan.
- Peningkatan distribusi bibit unggul dan pupuk berimbang kepada petani di daerah rawan El Nino.
- Pelaksanaan program penanaman padi sawah dan ladang secara simultan untuk mengoptimalkan hasil panen.
- Monitoring intensif cuaca melalui sistem peringatan dini yang terintegrasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
- Penyediaan cadangan beras strategis di gudang-gudang pangan wilayah, khususnya di pulau Jawa dan Sumatera.
Menteri juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan swasta, untuk memastikan tersedianya dana dan sarana produksi yang memadai. Ia menambahkan bahwa harga beras akan tetap dijaga agar tetap terjangkau, mengingat peran vital beras dalam ketahanan pangan nasional.
Dengan langkah‑strategis tersebut, Kementerian Pertanian optimis dapat mengantisipasi potensi penurunan produksi akibat El Nino dan tetap mencapai target stok beras yang telah ditetapkan.