Setapak Langkah – 28 April 2026 | Pada sore hari di wilayah Bekasi Timur, dua rangkaian kereta api yang sedang melaju berlawanan arah mengalami tabrakan di sebuah persimpangan rel. Insiden tersebut menimbulkan beberapa korban luka dan menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang serta warga sekitar.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin, langsung turun ke lokasi kejadian untuk memantau proses evakuasi dan memastikan penanganan medis serta logistik berjalan lancar. Keduanya menegaskan pentingnya koordinasi cepat antara pihak kepolisian, Satgas Penanganan Bencana, tim medis, dan pemadam kebakaran.
Berikut langkah‑langkah evakuasi yang dilaksanakan:
- Tim SAR memindahkan penumpang yang terluka ke ambulans terdekat.
- Petugas KAI menyiapkan kereta gantung darurat untuk mengevakuasi penumpang yang terperangkap di dalam gerbong.
- Petugas kebersihan dan perawatan rel membersihkan area tabrakan untuk mencegah risiko kebakaran.
- Tim teknis KAI melakukan inspeksi menyeluruh pada jalur dan sinyal sebelum layanan kereta dipulihkan.
Dalam sambutannya, Menhub Dudy Purwagandhi menekankan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama dan menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan standar operasional serta memperkuat prosedur darurat di seluruh jaringan kereta api Indonesia. Ia juga menambahkan bahwa penyelidikan menyeluruh akan segera dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab tabrakan.
Sementara itu, layanan kereta di wilayah tersebut tetap ditangguhkan hingga proses pembersihan dan perbaikan selesai. Diharapkan layanan kembali normal dalam beberapa jam ke depan setelah semua protokol keamanan terpenuhi.