Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Komjen Pol (Purn) Oegroseno, mantan Wakapolri, baru-baru ini mengungkap fakta yang mengaitkan seorang penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya dengan dua peristiwa penting yang melibatkan tokoh publik. Menurut Oegroseno, penyidik yang pada awalnya diketahui karena menjemput Roy Suryo bersama Dr. Tifa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, ternyata pernah mendampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis saat keduanya melakukan pertemuan dengan mantan Presiden Joko Widodo di Solo.
Kasus Roy Suryo dan Dr. Tifa bermula ketika dokter tersebut dipanggil ke RS Polri untuk memberikan penjelasan medis terkait dugaan penggunaan narkotika oleh Roy Suryo. Penangkapan Roy Suryo pada November 2023 memicu sorotan publik, dan kehadiran Dr. Tifa menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan medis. Penyidik yang menjemput keduanya kini disebut oleh Oegroseno pernah berada di sisi Eggi Sudjana, seorang pengusaha dan tokoh politik, serta Damai Hari Lubis, aktivis yang dikenal aktif dalam isu-isu kebijakan publik.
Pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Solo terjadi pada awal tahun 2024. Kedua tokoh tersebut menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kebijakan ekonomi dan keamanan, serta meminta klarifikasi atas beberapa keputusan pemerintah. Oegroseno menegaskan bahwa penyidik tersebut berperan sebagai pendamping resmi, memastikan keamanan dan kelancaran pertemuan serta mencatat segala hal yang dibicarakan.
Pengungkapan ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana jaringan operasional penyidik Ditreskrimum dapat melintasi berbagai kasus yang melibatkan tokoh publik. Beberapa pengamat menilai bahwa keberadaan satu penyidik di beberapa peristiwa penting dapat mencerminkan praktik koordinasi internal yang kuat, namun juga menimbulkan kekhawatiran terkait potensi konflik kepentingan.
Berikut rangkuman poin-poin penting yang disampaikan Oegroseno:
- Penjemputan Roy Suryo dan Dr. Tifa ke RS Polri dilakukan oleh satu penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
- Penyidik yang sama kemudian mendampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis saat pertemuan dengan Jokowi di Solo.
- Oegroseno menegaskan bahwa semua tindakan dilakukan dalam rangka mendukung proses hukum dan dialog politik yang transparan.
Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan komentar resmi terkait pernyataan Oegroseno. Masyarakat dan kalangan media diharapkan dapat menunggu klarifikasi lebih lanjut guna menilai implikasi dari pengungkapan ini terhadap integritas proses investigasi dan hubungan antara aparat penegak hukum dengan tokoh publik.