Setapak Langkah – 31 Mei 2026 | KPU Kabupaten Purworejo menggelar serangkaian program pendidikan politik di SMPN 22 Purworejo sebagai upaya memperkuat kesadaran demokratis dan kemampuan kritis generasi muda dalam menghadapi penyebaran hoaks di era digital.
Program ini melibatkan guru, siswa, serta tokoh masyarakat setempat dan dirancang selama tiga hari penuh. Kegiatan utama mencakup:
- Pemaparan dasar-dasar demokrasi dan fungsi lembaga pemilihan umum.
- Simulasi pemungutan suara dan peran serta pemilih muda.
- Lokakarya literasi digital untuk mengidentifikasi dan memverifikasi berita palsu.
- Diskusi kelompok tentang pentingnya partisipasi politik yang bertanggung jawab.
Melalui pendekatan interaktif, KPU berharap siswa dapat mengembangkan sikap kritis, menilai sumber informasi secara objektif, serta menolak konten yang tidak berdasar. Selain itu, pelatihan ini menekankan pentingnya nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan kepatuhan pada aturan hukum.
Pejabat KPU Purworejo menyatakan bahwa generasi muda adalah kunci keberlanjutan demokrasi Indonesia. Oleh karena itu, investasi pada pendidikan politik sejak dini dianggap strategis untuk menurunkan tingkat penyebaran hoaks dan meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan mendatang.
Keberhasilan program ini akan dievaluasi melalui kuesioner pre‑ dan post‑test yang mengukur peningkatan pengetahuan serta kemampuan analisis kritis siswa. Hasil evaluasi akan menjadi bahan pertimbangan untuk memperluas inisiatif serupa ke sekolah-sekolah lain di wilayah Purworejo.