Setapak Langkah – 21 Mei 2026 | Menurut laporan terbaru, jumlah warga Lebanon yang tewas akibat serangan Israel sejak awal Maret telah mencapai 3.073 orang. Data ini mencakup korban di wilayah selatan dan timur Lebanon, serta daerah pinggiran selatan Beirut.
Serangan yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di perbatasan Israel‑Lebanon terus meningkat, dengan intensitas tembakan yang meluas ke permukiman sipil. Bagi banyak keluarga, kehilangan anggota keluarga menambah beban psikologis yang sudah berat.
Berikut rangkuman data korban tewas per bulan sejak Maret:
| Bulan | Korban Tewas |
|---|---|
| Maret | 1.210 |
| April | 950 |
| Mei | 613 |
| Juni | 300 |
Pihak berwenang Lebanon menegaskan bahwa jumlah korban terus bertambah karena masih adanya operasi militer di daerah rawan. Sementara itu, organisasi kemanusiaan melaporkan kesulitan dalam menyalurkan bantuan medis dan logistik ke lokasi terdampak.
Komunitas internasional memberikan pernyataan keprihatinan, menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri dan melindungi warga sipil. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret yang dapat menghentikan eskalasi kekerasan.
Situasi ini memperburuk krisis kemanusiaan di Lebanon, yang sudah lama berjuang dengan masalah ekonomi dan politik internal. Kenaikan jumlah korban tewas menambah tekanan pada pemerintah untuk mencari solusi diplomatik yang dapat meredakan ketegangan.