Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Konser grup vokal asal Taiwan, F Forever, yang digelar di Jakarta pada akhir pekan lalu menjadi bukti nyata kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan panggung berskala internasional. Acara yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD menampilkan produksi panggung berteknologi tinggi, pencahayaan laser, serta sistem audio canggih yang biasanya hanya ditemui pada venue di negara maju.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan bahwa keberhasilan penyelenggaraan konser ini menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi utama bagi industri hiburan global. Ia menambahkan bahwa investasi dalam infrastruktur, tenaga kerja terampil, dan regulasi yang mendukung telah memperkuat ekosistem kreatif tanah air.
Berikut beberapa poin utama yang menonjol dari konser F Forever:
- Desain panggung modular dengan kapasitas 10.000 penonton, dilengkapi layar LED 4K yang menampilkan visual beresolusi tinggi.
- Sistem suara line‑array berbrand internasional yang memastikan kualitas akustik optimal di seluruh area penonton.
- Kolaborasi antara produser lokal dan tim teknis dari Taiwan, memperlihatkan transfer pengetahuan dan teknologi.
- Penjualan tiket terjual habis dalam waktu kurang dari 48 jam, mencerminkan antusiasme pasar domestik.
- Penyerapan tenaga kerja lokal mencapai lebih dari 200 orang, meliputi teknisi, desainer, dan staf operasional.
Secara ekonomi, konser tersebut diperkirakan menyumbang sekitar Rp 150 miliar bagi perekonomian regional, mencakup pendapatan tiket, penjualan merchandise, serta dampak multiplier pada sektor perhotelan, transportasi, dan kuliner.
| Aspek | Estimasi Nilai |
|---|---|
| Pendapatan Tiket | Rp 90 miliar |
| Merchandise | Rp 30 miliar |
| Hotel & Restoran | Rp 20 miliar |
| Transportasi | Rp 10 miliar |
Keberhasilan acara ini tidak hanya meningkatkan citra Indonesia di mata komunitas internasional, tetapi juga membuka peluang bagi artis dan produser asing untuk mempertimbangkan Indonesia sebagai tempat pertunjukan utama mereka selanjutnya. Pemerintah berharap bahwa momentum ini dapat menjadi katalisator bagi lebih banyak event berskala global, memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi kreatif dunia.