Setapak Langkah – 18 April 2026 | Pemerintah bersama Pertamina dan Badan Pengatur Harga Eceran (BP‑AKR) mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bulan April 2026. Kenaikan paling menonjol terjadi pada varian Pertamax Turbo dan solar, yang kini dibanderol hingga Rp 25.560 per liter.
Penyesuaian ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain fluktuasi harga minyak mentah dunia, melemahnya nilai tukar rupiah, serta meningkatnya biaya operasional dalam proses pengangkutan dan distribusi. BP‑AKR menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara dan akan ditinjau secara berkala setiap kuartal.
Bagi konsumen, dampak langsungnya terasa pada biaya transportasi pribadi yang diperkirakan naik sekitar Rp 30.000‑Rp 50.000 per bulan. Sektor logistik juga akan merasakan tekanan tambahan, yang pada gilirannya dapat memengaruhi harga barang kebutuhan sehari‑hari.
Berikut adalah rincian harga BBM sebelum dan sesudah penyesuaian:
| Jenis BBM | Harga Lama (Rp/Liter) | Harga Baru (Rp/Liter) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|
| Pertamax | 24.000 | 25.560 | 6,5 |
| Pertamax Turbo | 25.000 | 26.560 | 6,2 |
| Solar (Diesel) | 23.500 | 25.000 | 6,4 |
BP‑AKR mengingatkan bahwa kebijakan harga ini bertujuan menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen, distributor, dan konsumen, serta memastikan stabilitas pasokan energi nasional.