Setapak Langkah – 23 Juni 2026 | Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur yang baru. Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Gubernur, Khofifah menggarisbawahi bahwa kolaborasi yang kuat diperlukan untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Khofifah menekankan bahwa BPKP memiliki peran krusial dalam melakukan audit, evaluasi, serta pemantauan penggunaan anggaran. Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan dapat mempercepat proses pengawasan, menurunkan potensi penyimpangan, dan meningkatkan transparansi bagi masyarakat.
Berikut beberapa poin utama yang disampaikan Khofifah:
- Penguatan koordinasi antara BPKP dan Dinas Keuangan Provinsi.
- Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang audit dan pengawasan.
- Penerapan sistem pelaporan yang lebih terbuka dan dapat diakses publik.
- Pengembangan program pelatihan bersama untuk meningkatkan kompetensi auditor.
- Pengawasan berkelanjutan pada proyek-proyek infrastruktur dan program sosial.
Khofifah menutup pertemuan dengan harapan bahwa sinergi ini akan menjadi fondasi bagi tata kelola keuangan yang lebih bertanggung jawab, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.