Setapak Langkah – 30 April 2026 | Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menegaskan bahwa keamanan energi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam rangka menjamin pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan melindungi kepentingan nasional.
Berikut ini langkah‑langkah utama yang diidentifikasi oleh Kemlu dalam rangka memperkuat keamanan energi:
- Kerja sama bilateral dan multilateral: Negosiasi kontrak pasokan gas, minyak, dan sumber energi terbarukan dengan negara‑negara sahabat.
- Investasi dalam energi terbarukan: Mengundang investor asing untuk proyek tenaga surya, angin, dan bioenergi guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
- Peningkatan infrastruktur: Mempercepat pembangunan jaringan pipa, terminal LNG, serta fasilitas penyimpanan energi.
- Penguatan regulasi dan kebijakan: Menyusun regulasi yang mendukung investasi, transparansi pasar, dan perlindungan konsumen energi.
- Kolaborasi dengan sektor swasta: Mendorong partisipasi perusahaan nasional dan internasional dalam riset, pengembangan, dan komersialisasi teknologi energi bersih.
Selain itu, Kemlu menyoroti pentingnya peran diplomasi energi dalam memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional. Melalui forum regional seperti ASEAN dan organisasi energi global, Indonesia berupaya menjadi pusat perdagangan energi yang aman dan terpercaya.
Para pengamat menilai bahwa strategi ini tidak hanya akan meningkatkan ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang ekspor teknologi bersih dan meningkatkan daya saing industri nasional.