Setapak Langkah – 20 Mei 2026 | Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengumumkan keberhasilan program gembleng yang menempatkan sekitar 400 pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hasil rekrutmen tahun 2025-2026 ke dalam pelatihan intensif di Kodiklat TNI selama tiga bulan.
Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis, kepemimpinan, dan nilai-nilai kebangsaan bagi para pegawai baru sebelum mereka kembali ke masing‑masing BUMN. Selama tiga bulan, peserta menjalani serangkaian modul yang meliputi:
- Latihan dasar militer dan disiplin TNI.
- Manajemen proyek dan pengelolaan sumber daya dalam konteks pertahanan.
- Pengembangan kepemimpinan serta etika profesional.
- Studi kasus keamanan nasional yang relevan dengan sektor energi, transportasi, dan telekomunikasi.
Selain pelatihan di Kodiklat, peserta juga mendapatkan akses ke Danantara Corporate University, sebuah platform pembelajaran korporat yang menyediakan materi digital dan sesi mentoring dari para ahli industri.
Berikut rangkaian jadwal program:
| Minggu | Kegiatan Utama |
|---|---|
| 1‑2 | Orientasi militer dan pembekalan dasar TNI |
| 3‑4 | Workshop manajemen proyek dan keamanan siber |
| 5‑6 | Pelatihan kepemimpinan & etika kerja |
| 7‑9 | Studi kasus sektor BUMN dan simulasi operasi |
| 10‑12 | Evaluasi akhir, sertifikasi, dan penugasan kembali ke BUMN |
Para peserta yang berhasil menyelesaikan program akan memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui oleh Kemhan dan BUMN terkait. Diharapkan, mereka dapat membawa standar operasional yang lebih tinggi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat sinergi antara sektor pertahanan dan ekonomi nasional.
Dengan mengintegrasikan nilai-nilai militer ke dalam budaya kerja BUMN, Kemhan berharap tercipta generasi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan negara.