Setapak Langkah – 03 Agustus 2026 | Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada hari Rabu mengeluarkan keterangan resmi terkait insiden kebakaran kapal penumpang KM Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan utara Sumenep, Jawa Timur. Menurut penjelasan pejabat Kemenhub, penyebab kebakaran diperkirakan berasal dari kerusakan pada instalasi listrik kapal, namun penyelidikan lanjutan masih berlangsung.
Berikut kronologi singkat yang disampaikan:
- 06:45 WIB – Kapal KM Mutiara Sentosa II berangkat dari pelabuhan Sumenep menuju Pulau Gili dengan 45 penumpang dan 10 awak kapal.
- 07:12 WIB – Kru melaporkan munculnya asap tebal di ruang mesin.
- 07:15 WIB – Kebakaran meluas dan mengancam dek utama.
- 07:18 WIB – Tim penyelamat dari Basarnas, TNI AL, dan Satpol PP tiba di lokasi.
Tim gabungan gerak cepat segera melaksanakan prosedur evakuasi. Penumpang dan awak kapal dipindahkan ke kapal penolong dengan aman, tanpa adanya korban jiwa maupun luka serius. Proses evakuasi selesai dalam waktu sekitar 30 menit.
Penanganan kebakaran meliputi langkah-langkah berikut:
- Penggunaan alat pemadam api portable oleh tim teknis kapal.
- Pemadaman intensif oleh tim pemadam kebakaran laut yang dilengkapi dengan busa pemadam khusus.
- Pengawasan terus‑menerus terhadap suhu ruang mesin hingga api sepenuhnya padam.
Setelah api berhasil dipadamkan, kapal dibawa ke dermaga terdekat untuk pemeriksaan menyeluruh. Kemenhub menegaskan bahwa tidak ada penumpang yang terluka dan semua penumpang berhasil kembali ke daratan dengan selamat.
Pihak Kemenhub juga menyampaikan beberapa langkah pencegahan ke depan, antara lain:
- Peningkatan inspeksi rutin pada instalasi listrik kapal komersial.
- Pelatihan tambahan bagi awak kapal mengenai prosedur darurat kebakaran.
- Penerapan sistem deteksi asap yang lebih canggih pada semua kapal penumpang.
Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang. Kemenhub mengajak seluruh pemilik kapal dan operator transportasi laut untuk memperketat standar keselamatan demi melindungi keselamatan penumpang.