Setapak Langkah – 29 Mei 2026 | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengumumkan serangkaian langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan sebagai pilar utama pembangunan negara.
Kolaborasi ini menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dalam era digital dan ekonomi berbasis pengetahuan. Kedua kementerian berkomitmen untuk menyesuaikan sistem pendidikan dengan kebutuhan masa depan, memperkuat sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah.
Berikut adalah inisiatif utama yang direncanakan:
- Penyusunan kurikulum berbasis kompetensi masa depan yang mengintegrasikan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dengan keterampilan soft skill.
- Peningkatan kualitas tenaga pengajar melalui program pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi nasional.
- Pengembangan infrastruktur digital di seluruh jenjang pendidikan, termasuk penyediaan perangkat keras, jaringan internet, dan platform pembelajaran daring.
- Kolaborasi riset antara universitas, lembaga penelitian, dan industri untuk memfasilitasi inovasi dan transfer teknologi.
- Peningkatan akses pendidikan di daerah terpencil melalui sekolah bergerak, beasiswa, dan program beasiswa digital.
Target utama kebijakan ini adalah tercapainya peningkatan angka partisipasi pendidikan hingga 95% pada tahun 2025, serta peningkatan lulusan STEM sebesar 30% dibandingkan periode sebelumnya. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menekankan, “Pendidikan yang berkualitas merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan inovasi nasional. Dengan dukungan Bappenas, kami dapat merancang kebijakan yang terintegrasi dan berkelanjutan.”
Diharapkan, sinergi Kemdiktisaintek dan Bappenas akan menghasilkan generasi yang siap bersaing secara global, meningkatkan produktivitas nasional, serta mempercepat transformasi ekonomi menuju industri berbasis pengetahuan.