Setapak Langkah – 18 Agustus 2026 | Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri, melakukan peninjauan ke daerah yang terkena gempa bumi di Nusa Tenggara Timur pada hari Selasa, melihat langsung kondisi korban dan upaya penanganan yang dilakukan oleh kepolisian.
Polri terus memperkuat dukungan logistik dengan menyalurkan total 247 ton bantuan kemanusiaan. Bantuan tersebut meliputi:
- 1.200 ton beras dan makanan pokok
- 350 ton air bersih dalam kemasan
- 200 ton perlengkapan tidur (selimut, matras)
- 120 ton tenda darurat dan terpal
- 90 ton peralatan medis dasar (obat, perban, masker)
Distribusi dilakukan melalui tim logistik Polri yang berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Bencana BNPB serta Unit Kerja Pemadam Kebakaran (UKPK). Setiap paket bantuan diserahkan secara langsung kepada kepala posko evakuasi untuk memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan.
Kapolri menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, lembaga sosial, dan masyarakat dalam penanganan bencana. Ia juga menegaskan bahwa Polri siap menambah tenaga keamanan di wilayah terdampak untuk menjaga ketertiban, mencegah penjarahan, serta membantu proses evakuasi dan rehabilitasi.
Selain bantuan material, Polri juga menyediakan layanan psikososial melalui tim konselor yang berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat. Layanan ini bertujuan membantu korban mengatasi trauma pasca‑gempa.
Peninjauan Kapolri diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penanganan bencana dan mempercepat proses pemulihan wilayah NTT yang masih terdampak.