Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 sekaligus ke-12, Jusuf Kalla, mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya Jenderal Ryamizard Ryacudu. Dalam pernyataannya, Kalla menekankan bahwa almarhum merupakan sosok militer yang memberikan sumbangsih signifikan bagi keamanan dan pertahanan negara.
Jenderal Ryamizard, yang pernah menjabat sebagai Panglima TNI, Menteri Pertahanan, dan Panglima Angkatan Udara, dikenal karena kebijakan strategisnya dalam memperkuat kemampuan operasional TNI. Di bawah kepemimpinannya, TNI berhasil meningkatkan interoperabilitas antar matra, memperluas kerja sama militer dengan negara‑negara sahabat, serta memperkuat sistem pertahanan siber.
Selain itu, Ryamizard juga berperan aktif dalam modernisasi alutsista, mempercepat akuisisi pesawat tempur generasi baru, dan menegakkan kebijakan pembinaan sumber daya manusia yang menitikberatkan pada profesionalisme serta integritas. Kebijakannya tersebut memberikan dampak positif pada kesiapan pertahanan Indonesia menghadapi tantangan regional dan global.
Kalla menambahkan bahwa warisan Ryamizard tidak hanya terletak pada kebijakan militer, melainkan juga pada nilai‑nilai kepemimpinan yang menginspirasi generasi penerus. Ia berharap agar semangat dedikasi almarhum terus menjadi motivasi bagi seluruh aparat pertahanan dalam melaksanakan tugas menjaga kedaulatan bangsa.
Upacara peringatan akan dilaksanakan dengan mengundang para pejabat tinggi, tokoh militer, serta keluarga almarhum, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya yang tak ternilai bagi Indonesia.