Setapak Langkah – 01 Juni 2026 | Jimly Asshiddiqie, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi dan pakar hukum tata negara, baru-baru ini mengungkapkan kenangannya atas almarhum Ryamizard Ryacudu, yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada periode 2014‑2019. Jimly menegaskan bahwa kedekatan mereka tidak sekadar profesional, melainkan bersifat pribadi yang kuat.
Dalam pernyataannya, Jimly menyebut Ryamizard sebagai sosok yang selalu menegakkan integritas dan tidak pernah “macam‑macam” dalam menjalankan tugas negara. Ia menambahkan bahwa hubungan mereka terjalin sejak masa kuliah di Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, dimana keduanya aktif dalam organisasi mahasiswa dan diskusi konstitusional.
Berikut beberapa poin penting yang ditekankan Jimly tentang Ryamizard:
- Komitmen tinggi terhadap pertahanan negara dan kedaulatan wilayah.
- Kepemimpinan yang bersahabat namun tegas dalam mengelola TNI.
- Kedekatan pribadi yang terjalin lewat diskusi hukum, kebudayaan, dan olahraga.
- Semangat kolaboratif dalam merumuskan kebijakan keamanan nasional.
Jimly juga menyoroti peran Ryamizard dalam memperkuat hubungan sipil‑militer, yang dianggapnya sebagai salah satu warisan penting bagi stabilitas politik Indonesia. Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar nilai‑nilai integritas dan dedikasi Ryamizard tetap menginspirasi generasi penerus.