Setapak Langkah – 30 Mei 2026 | PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), pengelola jalan tol Mohamed Bin Zayed (MBZ), mengimbau para pengendara untuk menyesuaikan waktu perjalanan demi mengurangi kepadatan di ruas tersebut. Permintaan ini muncul setelah observasi menunjukkan peningkatan volume kendaraan pada jam-jam puncak, yang berpotensi menimbulkan kemacetan berlarut‑larut.
JJC menekankan bahwa penumpukan kendaraan tidak hanya memperpanjang waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta konsumsi bahan bakar yang tidak efisien. Oleh karena itu, pengendara diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas yang tersedia.
- Usahakan berangkat di luar jam sibuk, misalnya sebelum pukul 06.00 atau setelah pukul 20.00.
- Manfaatkan aplikasi pemantau lalu lintas untuk mengetahui kepadatan jalan secara real‑time.
- Jika memungkinkan, pilih rute alternatif atau gunakan transportasi umum pada hari‑hari dengan permintaan tinggi.
- Patuh pada batas kecepatan dan aturan lalu lintas untuk menjaga aliran kendaraan tetap lancar.
JJC juga menyatakan bahwa koordinasi dengan pihak kepolisian dan otoritas transportasi akan terus ditingkatkan, termasuk penempatan petugas di titik‑titik rawan macet. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan aman bagi semua pengguna jalan tol MBZ.
Pengendara diimbau untuk menyebarluaskan informasi ini kepada sesama pengguna jalan, sehingga upaya pengaturan waktu perjalanan dapat memberikan manfaat maksimal bagi kelancaran arus lalu lintas.