histats

Iran Sasar 18 Aset Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Tegaskan Siap Konfrontasi hingga ‘Napas Terakhir’

Iran Sasar 18 Aset Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Tegaskan Siap Konfrontasi hingga ‘Napas Terakhir’

Setapak Langkah – 11 Juni 2026 | Iran menegaskan kesiapan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk menghadapi Amerika Serikat hingga napas terakhir, sekaligus mengumumkan 18 titik aset militer AS di Kuwait dan Bahrain yang menjadi target serangan potensial.

Pengumuman tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah serangkaian insiden militer antara pasukan Amerika dan Iran di wilayah Teluk. IRGC menyatakan bahwa target tersebut dipilih berdasarkan kemampuan strategis yang dapat menghambat operasi militer AS di kawasan.

Berikut ini adalah jenis-jenis aset yang disebutkan oleh IRGC:

  • Pangkalan udara utama yang menampung pesawat tempur F‑15 dan F‑16.
  • Kapal perang dan kapal pendukung yang beroperasi di perairan Teluk.
  • Fasilitas intelijen dan pusat komando yang berlokasi di Kuwait.
  • Sistem pertahanan udara berbasis radar dan missile defense.
  • Gudang logistik serta depot bahan bakar militer.

Kuwait dan Bahrain menanggapi dengan menolak keras ancaman tersebut, menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan kedaulatan mereka terganggu. Kedua negara menegaskan komitmen mereka untuk melindungi aset militer dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat.

Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Pertahanan mengecam pernyataan IRGC sebagai “provokasi yang dapat memicu konflik terbuka”. Pentagon menegaskan bahwa keamanan sekutu di kawasan tetap menjadi prioritas dan menyiapkan langkah-langkah defensif bila diperlukan.

Para pengamat menilai bahwa deklarasi Iran dapat meningkatkan risiko konfrontasi militer di Teluk, terutama bila Amerika Serikat meningkatkan kehadirannya atau melancarkan operasi balasan. Namun, ada pula pandangan bahwa pernyataan tersebut bersifat simbolik, bertujuan menunjukkan kekuatan politik domestik dan menegaskan posisi Iran dalam negosiasi keamanan regional.

Upaya diplomatik masih terus digalakkan, dengan Uni Emirat Arab, Qatar, dan negara-negara Arab lainnya berusaha menengahi dialog antara kedua belah pihak. Sementara itu, komunitas internasional memperingatkan bahaya eskalasi yang dapat mengganggu jalur pengiriman minyak global.

Dengan ketegangan yang belum mereda, situasi di Teluk tetap berada di ambang ketidakpastian, menuntut perhatian serius dari semua pemangku kepentingan untuk mencegah terjadinya konflik berskala lebih luas.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *