Setapak Langkah – 22 April 2026 | Innisfree, merek kosmetik asal Korea Selatan yang telah hadir di Indonesia selama lebih dari satu dekade, mengumumkan penutupan semua gerai fisiknya di negeri ini. Keputusan ini menandai langkah strategis perusahaan untuk menghentikan operasi ritel tradisional dan beralih fokus pada penjualan daring.
Sejumlah toko Innisfree yang sebelumnya berada di pusat perbelanjaan utama tampak sudah tidak lagi beroperasi. Pengunjung melaporkan pintu toko terkunci dan signage yang diambil, menandakan penutupan yang sudah direncanakan.
Faktor-faktor yang memicu penutupan
- Perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan belanja online, terutama setelah pandemi COVID-19.
- Biaya sewa dan operasional toko fisik yang meningkat di lokasi premium.
- Strategi global Innisfree yang menekankan integrasi kanal digital dan pengembangan platform e‑commerce.
- Persaingan ketat dengan merek lokal dan internasional yang juga memperkuat kehadiran daring.
Manajemen Innisfree menyatakan bahwa transisi ini akan memungkinkan mereka menyediakan layanan yang lebih cepat dan personal melalui aplikasi resmi serta situs web. Konsumen diharapkan dapat menikmati program loyalitas, penawaran eksklusif, serta konsultasi kecantikan secara virtual.
Para analis pasar menilai langkah tersebut sebagai respons logis terhadap tren ritel modern. Menurut data industri, penjualan produk kecantikan secara daring di Indonesia tumbuh lebih dari 30 % per tahun selama tiga tahun terakhir, sementara penjualan di toko fisik cenderung stagnan atau menurun.
Dampak bagi karyawan dan mitra
Penutupan toko fisik berdampak pada sejumlah karyawan yang sebelumnya bekerja sebagai staf penjualan dan manajer outlet. Innisfree berjanji akan memberikan paket pesangon sesuai regulasi ketenagakerjaan dan membantu penempatan kembali melalui program pelatihan digital.
Selain itu, mitra logistik dan pemasok lokal juga harus menyesuaikan volume pengiriman sesuai dengan model distribusi yang kini terpusat pada pusat gudang regional.
Keputusan ini menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan ritel kecantikan tradisional di Indonesia. Apakah lebih banyak merek internasional akan mengadopsi strategi serupa? Hanya waktu yang akan menjawab, namun yang jelas, konsumen semakin mengandalkan platform daring untuk memperoleh produk kecantikan pilihan mereka.