histats

IKN Butuh 12 Ton Ikan per Bulan, Nelayan Binaan ITB Siap Menopang

IKN Butuh 12 Ton Ikan per Bulan, Nelayan Binaan ITB Siap Menopang

Setapak Langkah – 13 April 2026 | Rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara menuntut pasokan pangan yang stabil, terutama protein hewani. Berdasarkan data terbaru, kebutuhan ikan di IKN diperkirakan mencapai 12 ton per bulan untuk memenuhi kebutuhan gizi pegawai pemerintah, tenaga kerja, dan penduduk awal yang akan menempati kota baru.

Untuk mengatasi kebutuhan tersebut, pemerintah pusat menyiapkan skema logistik yang mengandalkan sumber daya perairan di Kalimantan, khususnya Sungai Mahakam yang dikenal kaya akan hasil perikanan. Di tepi Mahakam, sekelompok nelayan lokal kini menjadi garda terdepan dalam memastikan pasokan ikan tepat waktu.

Nelayan yang dimaksud adalah seorang warga Samarinda yang telah mengikuti program pembinaan teknis dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Program tersebut mencakup pelatihan teknik penangkapan ikan ramah lingkungan, pengelolaan hatchery, serta penerapan rantai dingin (cold chain) untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan hingga tiba di IKN.

Berikut rincian utama program pembinaan ITB:

  • Pengenalan metode penangkapan berkelanjutan yang mengurangi dampak terhadap populasi ikan.
  • Pemanfaatan teknologi GPS dan sensor untuk memantau titik tangkap secara real time.
  • Pelatihan pengolahan pasca-tangkap, termasuk pendinginan cepat dan pengemasan standar.
  • Pembentukan koperasi nelayan untuk mengatur distribusi dan negosiasi harga.

Setelah menyelesaikan pelatihan, nelayan tersebut diproyeksikan mampu mengirimkan hingga 12 ton ikan per bulan ke IKN, mencakup variasi ikan air tawar seperti ikan lele, ikan nila, dan ikan gabus, serta ikan laut yang diangkut melalui pelabuhan terdekat.

Beberapa pihak terkait memberikan komentar positif. Profesor Rudi Hartono dari ITB menyatakan, “Pembinaan ini bukan sekadar meningkatkan produksi, melainkan membangun ekosistem perikanan yang berkelanjutan dan mampu mendukung kebutuhan pangan IKN secara jangka panjang.” Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Logistik Pangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan, “Pasokan 12 ton per bulan merupakan target realistis yang dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan nelayan lokal.” Nelayan yang dibina menambahkan, “Kami bangga dapat berkontribusi langsung pada pembangunan IKN, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga kami melalui pasar yang lebih luas dan harga yang lebih menguntungkan.”

Meski prospek menjanjikan, ada tantangan yang harus dihadapi, antara lain fluktuasi musim hujan yang dapat mempengaruhi volume tangkapan, keterbatasan infrastruktur transportasi dingin di daerah pedalaman, serta kebutuhan regulasi yang mendukung praktik perikanan berkelanjutan.

Ke depan, pemerintah berencana memperluas model pembinaan ini ke wilayah lain di Kalimantan dan Sumatera, dengan target menciptakan lebih dari 500 lapangan kerja baru di sektor perikanan serta meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap PDB nasional.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *