Setapak Langkah – 18 April 2026 | Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa kritik yang diarahkan kepada pemerintah bukanlah bentuk keinginan untuk melihat kegagalan, melainkan wujud kepedulian dan cinta tanah air.
Latar Belakang Kritik
Dalam beberapa kesempatan, Hasto mengingatkan bahwa partai yang mengemban mandat rakyat harus tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Ia mencontohkan beberapa kebijakan yang dinilai kurang tepat, seperti kebijakan ekonomi yang belum merata, program sosial yang belum optimal, dan pendekatan diplomatik yang dianggap kurang tegas.
Makna Kebebasan Berpendapat
Hasto menekankan pentingnya kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi. Menurutnya, kritik yang konstruktif dapat memperbaiki kinerja pemerintah dan menghindari kesalahan yang lebih besar, sekaligus menjaga integritas bangsa.
Reaksi Publik dan Internal PDIP
Beberapa anggota PDIP menyambut pernyataan Hasto dengan dukungan, sementara pihak lain menilai bahwa kritik harus disampaikan dengan cara yang tidak menimbulkan polarisasi. Masyarakat luas menanggapi bahwa sikap kritis yang bersahabat dapat menjadi katalis perubahan positif.
Secara keseluruhan, pernyataan Hasto Kristiyanto menegaskan kembali komitmen PDIP untuk terus mengawal pemerintahan demi kepentingan bangsa, dengan harapan kritik menjadi sarana memperkuat kebijakan, bukan menjatuhkan pemerintah.