Setapak Langkah – 29 Juni 2026 | KH Abdussalam Shohib atau yang lebih dikenal dengan Gus Salam menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 yang direncanakan akan digelar dalam beberapa bulan mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri oleh tokoh-tokoh NU, media, serta para anggota organisasi.
Gus Salam menegaskan bahwa keputusannya untuk mencalonkan diri didasari oleh perintah langsung dari KH Nurul Huda Djazuli, Ketua Umum PBNU yang saat ini menjabat. “Saya diberi amanah oleh KH Nurul Huda untuk terus menyatukan organisasi, mengatasi perbedaan, dan memperkuat posisi NU di tengah dinamika sosial‑politik Indonesia,” ujar Gus Salam.
Beberapa poin utama yang menjadi fokus Gus Salam dalam programnya antara lain:
- Mengoptimalkan sinergi antara lembaga‑lembaga internal PBNU demi terciptanya kebijakan yang lebih konsisten.
- Meningkatkan peran PBNU dalam isu‑isu kebangsaan, termasuk pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan toleransi antaragama.
- Memperkuat jaringan dakwah dan sosial melalui pengembangan program-program berbasis komunitas.
- Menjaga persatuan di antara berbagai ormas Islam dengan pendekatan dialog dan musyawarah.
Pengumuman ini muncul di tengah spekulasi mengenai susunan calon-calon lainnya yang akan bersaing dalam pemilihan internal PBNU. Muktamar ke-35 diperkirakan akan menjadi arena penting bagi pergeseran kepemimpinan NU, mengingat peran strategis PBNU dalam politik nasional serta kebijakan sosial‑keagamaan.
Para pengamat menilai bahwa dukungan Gus Salam terhadap agenda persatuan dapat menjadi nilai jual utama, khususnya mengingat tantangan internal yang pernah muncul akibat perbedaan pandangan politik dan administratif. Jika terpilih, Gus Salam berjanji akan melanjutkan kebijakan “satu hati satu tujuan” yang telah dicanangkan oleh KH Nurul Huda.
Dengan latar belakang sebagai tokoh pendidikan dan aktivis sosial, Gus Salam berharap dapat membawa PBNU ke arah yang lebih progresif sekaligus tetap berpegang pada nilai‑nilai tradisional NU. Keputusan akhir mengenai calon‑calon yang akan maju baru akan diumumkan setelah proses verifikasi internal selesai.