Setapak Langkah – 30 April 2026 | Tim panjat tebing disiplin speed relay putri Indonesia berhasil mengukir sejarah dengan meraih medali emas sekaligus mencatat rekor dunia pada ajang Asian Beach Games 2026 yang digelar di lokasi penyelenggaraan.
Empat atlet—Rina Sari, Dewi Lestari, Siti Nurhaliza dan Putri Anggraini—menyelesaikan lintasan 10 meter dalam waktu 6,45 detik. Catatan tersebut memotong rekor sebelumnya sebesar 6,78 detik yang dipegang oleh tim Jepang sejak 2022.
Berikut perbandingan waktu rekor:
| Kategori | Waktu Rekor Sebelumnya | Waktu Rekor Baru | Pemegang Rekor Sebelumnya |
|---|---|---|---|
| Speed Relay Putri | 6,78 detik | 6,45 detik | Jepang (2022) |
Keberhasilan ini menjadi medali emas pertama bagi Indonesia dalam cabang olahraga panjat tebing pada Asian Beach Games, sekaligus menegaskan peningkatan performa atlet wanita Indonesia di kancah internasional.
Pelatih tim, Bapak Agus Santoso, menyatakan kebanggaan yang luar biasa sekaligus menekankan pentingnya kerja keras, persiapan mental, dan dukungan seluruh tim teknis. “Kami telah berlatih intensif selama dua tahun terakhir, mengoptimalkan teknik start dan transisi antar anggota. Hari ini, usaha kami terbayar,” ujarnya.
Rekor baru ini diproyeksikan akan menjadi standar baru bagi kompetisi selanjutnya, termasuk Asian Games 2026 dan kejuaraan dunia panjat tebing. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga berencana meningkatkan investasi fasilitas pelatihan dan program beasiswa bagi atlet muda, terutama di cabang panjat tebing.
Dengan prestasi ini, harapan besar menumpuk pada generasi berikutnya untuk melanjutkan tradisi emas dan menorehkan prestasi lebih tinggi di panggung dunia.