Setapak Langkah – 05 Agustus 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan bahwa fenomena El Nino pada tahun 2026 telah memasuki tahap kuat dan berpotensi naik ke tingkat sangat kuat. Kondisi ini diproyeksikan akan memperpanjang periode kemarau hingga akhir September.
Proyeksi Intensitas
| Periode | Intensitas |
|---|---|
| Januari – Maret 2026 | Kuat |
| April – Juni 2026 | Kuat – Sangat Kuat (potensial) |
| Juli – September 2026 | Sangat Kuat |
Dampak yang Diperkirakan
- Penurunan curah hujan secara signifikan di wilayah Jawa, Sumatra, dan Kalimantan.
- Peningkatan suhu rata-rata harian hingga 2‑3°C dibandingkan rata-rata historis.
- Risiko kebakaran hutan dan lahan yang lebih tinggi.
- Gangguan pada produksi pertanian, khususnya padi dan jagung.
- Penurunan tingkat aliran sungai dan potensi kekurangan air bersih.
Langkah Mitigasi Pemerintah
Pemerintah pusat dan daerah telah menyiapkan serangkaian kebijakan untuk mengurangi dampak kemarau panjang, antara lain:
- Penguatan sistem peringatan dini melalui jaringan BMKG.
- Distribusi bibit tahan kekeringan dan bantuan pupuk bagi petani.
- Pelaksanaan program irigasi tetes di daerah rawan kekeringan.
- Peningkatan kapasitas penampungan air melalui pembangunan waduk kecil.
- Koordinasi lintas sektoral antara kementerian terkait untuk penanganan kebakaran hutan.
Warga diharapkan untuk memantau informasi cuaca secara berkala, menghemat penggunaan air, serta melaporkan kejadian kebakaran atau keadaan darurat kepada otoritas setempat.