Setapak Langkah – 13 Juni 2026 | Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di kawasan Sudirman‑Thamrin, Jakarta, yang berlangsung hingga larut malam pada hari Jumat. Demonstran menuntut pihak Istana hadir secara langsung untuk menyampaikan tanggapan atas sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan kalangan muda.
Awal aksi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan secara bertahap menarik perhatian warga serta pengendara. Massa menolak arahan kepolisian untuk membubarkan demonstrasi, memaksa pihak keamanan menyesuaikan taktik penertiban.
Berikut poin‑poin utama tuntutan mahasiswa:
- Menghentikan kebijakan yang membatasi beasiswa dan beban biaya pendidikan.
- Meminta transparansi dalam alokasi anggaran untuk program pemuda.
- Menuntut dialog terbuka antara pemerintah dan organisasi mahasiswa.
Petugas keamanan berupaya menjaga ketertiban dengan menempatkan barikade di beberapa titik jalan utama. Meski terjadi beberapa gesekan, tidak ada laporan korban luka serius. Pada pukul 22.30 WIB, pihak istana masih belum memberikan pernyataan resmi, sementara demonstran tetap berlanjut dengan seruan “Datanglah!” kepada para pejabat.
Pengamat politik menilai aksi ini mencerminkan meningkatnya frustrasi generasi muda terhadap kebijakan ekonomi dan pendidikan yang dianggap tidak berpihak. Mereka menambahkan bahwa tekanan publik dapat memaksa pemerintah untuk mempercepat proses reformasi.
Hingga akhir malam, massa belum dibubarkan dan tetap menuntut kehadiran perwakilan istana. Kejadian ini menambah daftar aksi protes mahasiswa di ibu kota yang menyoroti dinamika hubungan antara pemerintah dan pemuda Indonesia.