Setapak Langkah – 15 Juni 2026 | Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan terbaru Bank Indonesia (BI) yang berupaya menurunkan ketergantungan penggunaan dolar Amerika Serikat (USD) dalam transaksi domestik. Dalam pernyataannya, Dasco menekankan pentingnya kebijakan tersebut untuk memperkuat kemandirian moneter Indonesia.
BI mengumumkan serangkaian langkah, termasuk peningkatan penggunaan rupiah dalam perdagangan antarbank, penguatan likuiditas pasar uang, serta dorongan bagi lembaga keuangan untuk mengurangi eksposur terhadap mata uang asing. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan volatilitas nilai tukar serta melindungi perekonomian nasional dari fluktuasi eksternal.
- Meningkatkan stabilitas nilai tukar
- Menurunkan biaya transaksi internasional
- Mendorong inklusi keuangan melalui penggunaan rupiah
- Memperkuat cadangan devisa nasional
Dasco juga mengajak seluruh stakeholder, termasuk bank, perusahaan, dan konsumen, untuk berperan aktif dalam transisi ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara otoritas moneter dan legislatif sangat krusial untuk memastikan kebijakan tersebut dapat diimplementasikan secara efektif.
Dengan dukungan penuh dari DPR, Dasco optimis kebijakan BI akan memberikan dampak positif jangka panjang, memperkuat posisi rupiah di pasar global, dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.