Setapak Langkah – 21 Juni 2026 | Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan mencakup seluruh pelaku usaha, termasuk mereka yang beroperasi di sektor ekonomi digital. Pengukuran ini direncanakan dilaksanakan mulai awal 2026 dan akan menjadi rangkaian survei terbesar yang pernah dilakukan oleh BPS sejak sensus sebelumnya.
Berikut poin-poin penting terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026:
- Ruang Lingkup: Semua unit usaha, baik yang berbasis fisik maupun daring, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar.
- Fokus Ekonomi Digital: Platform e‑commerce, layanan fintech, aplikasi berbagi (ride‑hailing), serta startup teknologi akan menjadi bagian integral dari sensus.
- Metode Pengumpulan Data: Kombinasi survei tatap muka, kuesioner daring, dan integrasi data administratif untuk meningkatkan akurasi.
- Jadwal Pelaksanaan: Tahap persiapan (2024‑2025), pengujian instrumen (kuartal pertama 2026), dan pengambilan data utama (kuartal kedua‑ketiga 2026).
- Manfaat: Menyediakan basis data yang komprehensif bagi pembuat kebijakan, investor, dan peneliti dalam merumuskan strategi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Berikut contoh tabel yang menampilkan tahapan utama Sensus Ekonomi 2026:
| Tahap | Periode | Kegiatan Utama |
|---|---|---|
| Persiapan | 2024‑2025 | Pengembangan kuesioner, pelatihan enumerator |
| Uji Coba | Q1 2026 | Pilot survey di beberapa provinsi |
| Pengumpulan Data | Q2‑Q3 2026 | Survey lapangan dan pengisian daring |
| Pengolahan & Analisis | Q4 2026 | Validasi, publikasi hasil awal |
Dengan memasukkan pelaku ekonomi digital, BPS berharap dapat menangkap dinamika pasar yang semakin bergeser ke ranah online, termasuk pertumbuhan transaksi elektronik, pola konsumsi digital, serta kontribusi sektor teknologi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ekosistem digital nasional.
Namun, BPS juga mengakui tantangan dalam mengidentifikasi usaha mikro‑digital yang sering beroperasi tanpa izin resmi atau berada di platform internasional. Untuk itu, BPS berkolaborasi dengan kementerian terkait, asosiasi e‑commerce, dan penyedia layanan data untuk memastikan cakupan sensus yang menyeluruh.
Data hasil Sensus Ekonomi 2026 diproyeksikan akan dirilis secara bertahap mulai akhir 2026, memberikan gambaran yang lebih akurat tentang struktur ekonomi Indonesia pada era digital.