Setapak Langkah – 16 April 2026 | Bendung Katulampa di Kota Bogor, Jawa Barat, terus berada pada status normal atau Siaga 4 meskipun wilayah sekitarnya mengalami hujan lebat selama beberapa hari terakhir. Pemerintah Daerah Bogor melalui Dinas Penanggulangan Bencana (DisPB) memantau secara intensif ketinggian air, debit aliran, dan kondisi struktural bendung.
Hujan deras yang turun sejak tanggal 12 April 2026 menghasilkan curah hujan harian rata-rata mencapai 150 mm di beberapa titik Kabupaten Bogor. Meskipun demikian, tingkat ketinggian muka air di Bendung Katulampa tercatat berada pada 5,2 meter, jauh di bawah ambang batas Siaga 5 (6,0 meter) yang menandakan potensi meluap.
- Ambang Siaga 4: Ketinggian air 5,0‑5,9 meter, tidak mengancam wilayah sekitarnya.
- Ambang Siaga 5: Ketinggian air 6,0‑6,9 meter, memerlukan evakuasi parsial.
- Ambang Siaga 6: Ketinggian air ≥7,0 meter, berpotensi menimbulkan banjir luas.
Petugas lapangan melaporkan bahwa pintu air bendung berfungsi dengan baik, tidak ada penyumbatan atau kerusakan pada struktur utama. Sistem peringatan dini yang terintegrasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga terus mengirimkan data real‑time ke pusat komando.
Selain pemantauan teknis, pihak berwenang mengimbau warga di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Katulampa untuk tetap waspada, menyiapkan peralatan darurat, dan melaporkan kondisi darurat melalui nomor layanan 119. Edukasi tentang langkah‑langkah evakuasi dan penanggulangan banjir juga digiatkan melalui media sosial dan penyuluhan di sekolah.
Dengan kondisi bendung yang masih berada pada status Siaga 4, pihak berwenang menegaskan bahwa tidak ada indikasi bahaya yang memerlukan tindakan evakuasi massal. Namun, mereka menekankan pentingnya kesiapsiagaan terus menerus mengingat intensitas hujan yang dapat berubah secara cepat.