Setapak Langkah – 19 Agustus 2026 | Basarnas wilayah Surabaya menyiapkan 15 tim potensi SAR (Search and Rescue) untuk dikerahkan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru-baru ini dilanda bencana alam. Penempatan tim ini merupakan upaya cepat untuk memperkuat operasi penyelamatan dan penanganan korban di daerah terdampak.
Kerja sama strategis dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memungkinkan proses logistik berjalan lancar. Kedua lembaga tersebut berkoordinasi dalam hal transportasi, penempatan personel, serta pemenuhan kebutuhan peralatan di lapangan.
Tim SAR yang dikirim meliputi:
- 15 personel terlatih dalam operasi pencarian dan penyelamatan
- 3 unit ambulans mobil yang dilengkapi dengan peralatan medis darurat
- 2 kendaraan rescue khusus untuk evakuasi korban di medan sulit
- Perlengkapan komunikasi, tenda, dan persediaan makanan serta air minum
Keberangkatan tim dijadwalkan melalui pesawat militer TNI AL yang berangkat dari pangkalan udara Surabaya menuju Bandara El Tari, Kupang. Sesampainya di NTT, tim akan langsung melakukan penempatan di posko penanganan bencana yang telah dibangun oleh pemerintah daerah.
Para ahli Basarnas menekankan pentingnya kesiapsiagaan cepat dalam menghadapi bencana alam, mengingat kondisi geografis NTT yang rawan gempa, tsunami, dan cuaca ekstrem. Dengan dukungan ambulans dan kendaraan rescue, diharapkan proses evakuasi korban dapat dilakukan secara lebih efisien dan aman.
Selain penanganan darurat, tim SAR juga akan berperan dalam memberikan pelatihan singkat kepada relawan lokal tentang prosedur pencarian, pertolongan pertama, dan penggunaan peralatan rescue. Upaya ini diharapkan meningkatkan kapasitas mitigasi bencana di wilayah setempat.