Setapak Langkah – 22 Mei 2026 | Komite Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) secara resmi menetapkan Provinsi Banten dan Lampung sebagai tuan rumah PON 2032. Keputusan ini diumumkan dalam rapat pleno yang melibatkan perwakilan pemerintah daerah, KONI, serta kementerian terkait.
Signifikansi Penetapan Ganda
Penunjukan dua provinsi sekaligus menandai strategi desentralisasi penyelenggaraan PON, bertujuan menyebarkan manfaat ekonomi dan sosial ke wilayah barat dan selatan Pulau Jawa. Banten, dengan akses transportasi yang baik melalui Pelabuhan Merak dan Bandara Internasional Soekarno‑Hatta, serta Lampung, yang memiliki potensi wisata alam dan fasilitas olahraga baru, diharapkan dapat berkolaborasi dalam menyajikan ajang berskala nasional.
Rencana Infrastruktur
Berikut rangkaian proyek utama yang direncanakan:
- Pembangunan Stadion Utama di Serang (Banten) dengan kapasitas 40.000 penonton.
- Renovasi Stadion Lampung pada tahun 2026, menambah fasilitas pendukung seperti arena indoor dan kolam renang.
- Pengembangan jaringan transportasi publik, termasuk LRT ringan di Tangerang dan perbaikan jalur kereta api Lampung‑Jakarta.
- Peningkatan akomodasi hotel dan vila untuk atlet serta delegasi internasional.
Jadwal Pelaksanaan
Berikut tabel perkiraan tahapan persiapan hingga pelaksanaan PON 2032:
| Tahun | Kegiatan Utama |
|---|---|
| 2024 | Pengesahan lokasi, penyusunan masterplan, dan pembentukan panitia daerah. |
| 2025‑2027 | Konstruksi stadion utama, arena cabang olahraga, dan fasilitas pendukung. |
| 2028‑2029 | Uji coba operasional, pelatihan tenaga kerja, dan promosi internasional. |
| 2030‑2031 | Finalisasi infrastruktur, simulasi keamanan, dan penyebaran informasi kepada publik. |
| 2032 | PON dilaksanakan selama dua minggu, menampilkan lebih dari 30 cabang olahraga. |
Dampak Ekonomi dan Sosial
Penelitian awal memperkirakan peningkatan pendapatan daerah sebesar 15‑20% selama masa persiapan dan pelaksanaan. Selain itu, acara ini diharapkan meningkatkan kesadaran akan potensi pariwisata Banten dan Lampung, serta menumbuhkan minat generasi muda terhadap olahraga.
Dengan kolaborasi lintas provinsi ini, PON 2032 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan serta mendorong perkembangan infrastruktur olahraga di Indonesia.